Showing posts with label Ruwa Jurai. Show all posts
Showing posts with label Ruwa Jurai. Show all posts

Friday, September 30, 2016

Biografi Singkat Rosim Nyerupa

Biografi Singkat Rosim Nyerupa


Rosim Nyerupa
ROSIM NYERUPA (lahir di Lampung Tengah, 05 Juli 1993) adalah Pimpinan Umum Lembaga Penerbitan Mahasiswa (LPM) Republica Untuk periode 2014-2015, sosok yang cekatan ini merupakan mahasiswa Universitas Lampung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan Ilmu Pemerintahan. Rosim merupakan anak keenam dari delapan bersaudara pasangan Awalludin (ALM) dan Rohaya. Sejak lahir hingga usia 18 tahun, ia menetap di Gunung Sugih , Lampung Tengah bersama orang tua dan kekedua adiknya dan kakak nya: Burhanuddin, Sapta putra jaya dan Nurrani.
Berkat didikan kedua orang tuanya, Rosim yang biasa di panggil dengan sebutan Kiay ini, sudah bisa membaca sejak usia 2 tahun dan berani berbicara di hadapan publik sejak Sekolah Dasar. Masa SD dilalui bersama teman-temannya di SDN 1 Komering Agung. Selama masa sekolah dasar, ia mengasah keberaniannya dengan aktif mengikuti ekstrakulikuler Pramuka. Jiwa kepemimpinan dan kemampuan akademiknya mulai nampak saat ia menjadi ketua kelas dan meraih ranking 1 di kelas, saat kelas VI.
Setelah menyelesaikan pendidikan dasar di SDN 1 Komering Agung, Rosim melanjutkan pendidikannya di SMPN 1 Gunung Sugih dengan bebas biaya. Selama di SMP, ia sempat menjadi ketua kelas dari kelas 7 samapi kelas 9, aktif sebagai anggota Pramuka, pernah menjadi sekretaris OSIS dikelas VII dan menjadi Ketua OSIS dikelas VIII. Ia juga berhasil meraih banyak prestasi, salah satunya adalah Peringkat kelas disekolahnya.
Mendapatkan nilai akhir 38,35 dari 4 pelajaran saat Ujian Nasional SMP/MTs membuat Rosim diterima di SMA Negeri 1 Gunung Sugih, SMA ibukota Lampung Tengah, melalui jalur tes akademik. Selama di SMA, ia juga meraih predikat terbaik di sekolah, antara lain : siswa berprestasi tahun 2012.
Berada dalam persaingan akademis yang ketat tidak menyurutkan niat Rosim untuk aktif berorganisasi selama SMA. Saat kelas X, ia mengikuti dua ekstrakulikuler (Paskibra dan PMR). Ia juga berkesempatan mengikuti kegiatan kegiatan yang mewakilkan sekolah maupun kabupatennya. Saat kelas XI, ia kembali terpilih sebagai Ketua OSIS dengan perolehan suara mutlak, di atas 70 persen. Di tengah kesibukannya, ia tetap mampu berprestasi. Setidaknya ada tingkat provinsi, dan berbagai prestasi di tingkat kabupaten dan kota yang telah diraihnya.
Pengalaman paling berharga yang pernah dirasakan Rosim adalah pernah mengikuti kegiatan satudytour ke istana presiden mewakili Lampung Tengah bersama Dispora dan siswa berprestasi yang ada dikabupaten yang dikenal dengan icon Kopiah Mas-nya serta dinobatkan menjadi siswa berprestasi 2012. Rosim juga merupakan tokoh  pencetus pemilu OSIS di SMA N 1 Gunung Sugih.
Kini Rosim sedang duduk di bangku kuliah jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Lampung. Karena prestasi dimasa SMA inilah yang membuat rosim masuk Universitas Lampung melalui program Beasiswa Bidikmisi. tanpa kenal lelah di tahun pertama, Rosim mengikuti berbagai macam organisasi kampus diantaranya Lingkar Studi Sosial Politik (LSSP) Cendekia, BEM F dan aktif di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Pemerintahan. Sementara di organisasi eksternal-pun rosim aktif diantaranya sebagai Ketua Umum terpilih Mitra Mahasiswa dan Pemuda Lampung(Juga Pendiri)  dan sebagai anggota muda Himpunan Mahasiswa Islam (HmI)) Komisariat Sosial Politik Universitas Lampung. Hidup itu pilihan, iya..sangat benar. itulah yang membuat rosim untuk mengambil langkah serius dalam berorganisasi, disamping tugas utamanya sebagai mahasiswa ialah kuliah namun tidak terbengkalai, hal ini dibuktikannya dengan IPK mencapai 3,94 (semester 1). Menginjak semester 3 rosim diamanahkan menjadi Sekretaris Dinas Kebijakan Publik BEM FISIP periode 2013/2014 juga salah satu Pendiri Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) PP Lampung Tengah menjabat sebagai wakil ketua umum, Penggagas terbentuknya Keluarga Besar Mahasiswa Daerah Lampung Tengah (KBM-LT).
Selain hobi berorganisasi ternyata mahasiswa FISIP Unila ini juga hobi menulis, menulis merupakan salah satu cara untuk membuat ia dikenal banyak orang. sebab ketika ia menduduki bangku kuliah, rosim mulai terfikir bahwa banyak sekali teman teman kampus nya yang terkenal karena jabatan gubernur, presiden dll. lalu ia berfikir, harus dengan cara apa supaya dirinya juga dikenal orang maka alternatif pilihannya ialah melalui tulisan. tulisan berupa artikel, cerpen, opini dan puisi sudah banyak ia goreskan sehingga mampu diliput diberbagai media baik cetak maupun elektronik.
Karena hobi menulis, rosim pun tertarik didunia jurnalistik mahasiswa, untuk mengembangkan bakatnya di dunia pers, mahasiswa yang berasal dari lampung tengah ini bergabung di Lembaga Penerbitan Mahasiswa Republica. LPM Republica adalah Lembaga Kemahasiswaan yang bergerak dibidang jurnalistik. dengan ketekunannya di dunia pers tersebut mampu membuahkan hasil yang baik, Rosim Nyerupa terpilih sebagai Pimpinan Umum LPM Republica periode 2014-2015 pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke XXI 07 Juni 2014 beberapa waktu lalu.
Ditahun 2015 lalu, rosim selain sebagai Pimpinan Umum LPM Republica juga menjabat sebagai wakil sekretaris bidang Pengkaderan di HmI Komsospol Universitas Lampung dan mendirikan Gerakan Pemuda Peduli Perubahan Lampung Tengah, beliau diamanahkan sebagai Koordinator Umum, juga sebagai Kepala Departemen Kominfo Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lampung Tengah.[1]

Harapan Terang Pemimpin Tiga Sembilan

Harapan Terang, Pemimpin Ke Tiga SembilanHimpunan Mahasiswa Islam Cabang Bandar Lampung dihadapkan dengan penuh harapan kedepan, Pasalnya sedang berlangsung sampai saat ini Konferensi Cabang (Konfercab) Ke XXXIX.
Sebagai organisasi mahasiswa islam tertua direpublik ini, HmI telah mampu mencetak Kader-Kadernya disegala lini yang telah diakui. Seiring berkembangnya organisasi yang memiliki Tujuan “Terciptanya Insan Akademis Pencipta Pengabdi Yang Bernafaskan Islam Dan Bertanggungjawab Atas Terwujudnya Masyarakat Adil Makmur Yang Di Ridhoi ALLAH SWT” dalam Anggaran Dasar HMI hadir di Tanah Sang Bumi Ruwa Jurai 39 Tahun yang lalu  oleh Kanda Basirum Usman dan Kanda M.Zaini.
Bicara Pengkaderan, Tentunya dari 39 Tahun Yang Lalu Hingga Hari Ini HmI Cabang Bandar Lampung-pun Telah mampu Melahirkan Kader-kadernya yang banyak berkontribusi aktif dalam upaya pembangunan baik tingkat nasional maupun ditengah masyarakat Sang Bumi Ruwa Jurai.
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandar Lampung sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan yang merupakan wadah untuk mengapresiasikan seluruh kreatifitas dan bakat serta media berserikat bagi mahasiswa dan Guna menyokong terdidiknya sumber daya manusia yang berkualitas serta mencapai visi HMI Cabang Bandar Lampung kedepan mampu merangsang daya intelektualitas mahasiswa menuju pergerakan revolusioner. Berdirinya Himpunan Mahasiswa Islam merupakan jawaban atas kebutuhan dan tuntutan pembangunan yang semakin kompleks, tata nilai serta perilaku perubahan masyarakat dengan segala dinamika dan berbagai bentuk permasalahan yang ada di Indonesia dan Lampung pada khususnya. Dan HMI Cabang Bandar Lampung bisa menjadi media untuk mewujudkan hakikat berdirinya HMI secara umum.
Selain itu, HMI Cabang Bandar Lampung harus berani melakukan berbagai inovasi dan reformasi baik dalam sistem perkaderan, sistem pembinaan organisasi, struktural organisasi, dan hal-hal yang berkaitan lainnya dengan tetap mengacu kepada tujuan yang telah ditetapkan. Jika di masa lalu kader HMI lebih dikenal sebagai kader yang pandai beretorika, kecerdasan intelektual tinggi, pemahaman keislaman dan keindonesiaan yang baik, mudah bersosialisasi, lihai berpolitik, dan sebagainya, maka saat ini keahlian tersebut tidak hanya sampai di situ saja. Lebih dari itu, kader HMI dituntut untuk memiliki lima kualitas insan cita yang pada dasarnya menginginkan pengembangan kepribadian yang sehat dengan membangun multi kecerdasan. Tanpa ada upaya seperti itu, bisa jadi eksistensi HMI tak lagi bernyali, pengabdian terhadap agama dan bangsa akan terhenti mati dan kebesaran HMI hanya tinggal di prasasti.
Untuk mewujudkan hal tersebut ditengah perkembangan zaman yang kian pesat dan beragamnya organisasi kemahasiswaan islam lainnya serta dihadapkan dengan hedonisme mahasiswa maka HMI Cabang Bandar Lampung harus mampu mengemas dengan satu grand desain atau nilai jual yang menarik kepada mahasiswa di Perguruan Tingga sehingga mereka tertarik dan berbondog-bondong menjadi bagian dari Himpunan yang dikenal mottonya Yakun Usaha Sampai (YAKUSA) ini. Jadi bukan lagi HMI yang mencari Mahasiswa tapi Mahasiswa yang mencari HMI.
Kualitas dan kuantitas Kader HMI Cabang Bandar Lampung tidak diragukan lagi kapasitasnya oleh karena itu harus ada satu format yang disajikan Cabang dan dijalankan oleh Komisariat-komisariat yang ada untuk mampu memberdayakan kader sesuai dengan porsi potensi-nya dan Rule yang ada.
Bicara Kepengurusan HmI Cabang Bandar Lampung Dari Tahun ke Tahun tentunya Memiliki Dinamika Yang Berbeda. Oleh Karena Itu, Momentum Konfercab Ke XXXIX ini kita berharap Ketua Umum yang baru nanti dapat membawa HmI Cabang Bandar Lampung kearah yang lebih baik khususnya bidang Kaderisasi dengan Format Pengkaderan sesuai dengan rule yang berlaku di Himpunan. Sebagaimana Kita Ketahui perkaderan HMI bertitik tolak pada 5 (lima) landasan yakni Landasan Teologis, Landasan Ideologis, Landasan Konstitusi, Landasan Historis dan Landasan Sosio-Kultural Sehingga keberlangsungan pengkaderan untuk mewujudkan Insan Akademis, Insan Pencipta, Insan Pengabdi, Insan yang bernafaskan Islam, Dan Insan yang bertanggung jawab dapat terwujud dengan baik sesuai dengan Tujuan HMI itu sendiri“Terciptanya Insan Akademis Pencipta Pengabdi Yang Bernafaskan Islam Dan Bertanggungjawab Atas Terwujudnya Masyarakat Adil Makmur Yang Di Ridhoi ALLAH SWT”  dalam Anggaran Dasar HMI,
Maka dari itu akan mampu mengkelaksunkan HmI Cabang Bandar Lampung sebagai File Project pengkaderan nasional.
HMI Cabang Bandar Lampung telah mampu mengalirkan Hijau Hitam-nya baik di Kampus Universitas Lampung yang terdiri dari Komisariat Ekonomi, Komisariat Hukum, Komisariat Sosial Politik, Komisariat KIP, Komisariat Teknik dan Komisariat Pertanian. Begitu juga di Kampus IAIN Raden Intan diantaranya Komisariat Dakwah, Komisariat Tarbiyah, Komisariat Syariah dan Komisariat Ushuludin. Komisat Hukum Kampus UBL dan Komisariat Kampus IBI Darmajaya. Dua Belas Komisariat tersebut tentunya memiliki dinamika dan kultural beragam oleh karena itu Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung nanti harus mampu mengakomodir dan meretas segala persoalan yang menghambat pengkaderan ditingkat komisariat masing-masing juga mampu merberdayakan kader sesuai dengan khittah HMI.
Dalam tata kehidupan Budaya Lokal Provinsi Lampung, Seperti pada kehidupan masyarakat lampung dikenal dengan Falsafah Hidup yang termaktub dalam kitab Kuntara Raja Niti, Empat dari Lima Falsafah tersebut ialah Piil-Pusanggiri ( malu melakukan pekerjaan dan tidak amanah), Nemui-Nyimah (saling mengunjungi untuk bersilaturahmi serta ramah menerima tamu), Nengah-Nyampur (aktif dalam pergaulan bermasyarakat dan tidak individualistis), Sakai-Sambaian (gotong-royong dan saling membantu dengan anggota masyarakat lainnya).
Beranjak dari keempat dari Kelima Falsafah Hidup Masyarakat Lampung tersebut, Harus melekat pada Sosok Ketua Umum yang baru nanti. Sosok Ketua Umum yang memiliki,  Pertama: Fiil Pesengiri, sosok ketua umum yang baru jika melakukan hal-hal yang diluar rule oragnisasi dan tidak amanah merasa malu. Kedua : Nemui-Nyimah, Sosok Ketua Umum yang baru nanti memiliki jiwa keterbukaan tidak eksklusif dan mewujudkan silaturahmi kesemua kader yang berkelanjutan sehingga mampu menjaga ritme silaturahmi kader yang mengikat. Ketiga : Nengah-Nyampur, Bahwa sosok Ketua Umum yang baru nanti diharapkan mampu masuk kesegala lini baik dilingkup Komisariat Se-Cabang Bandar Lampung maupun Lembaga Eksternal lainnya dengan kata lain mudah bergaul. Keempat : Sakai-Sambaian, Sosok Ketua Umum tentunya harus piawai dan peka sebagaimana dalam strategi perang sun zhu bahwa “Penguasa yang mulia adalah pemimpin yang peka” mendetek persoalan-persoalan yang ada baik  diinternal HMI disetiap komisariat maupun di eksternal HMI yang menyangkut Persoalan sosial kemasyarakatan.
Jika Fiil Pesengiri, Nemui Nyimah, Nengah Nyappur dan Sakai Sambayan melekat pada sosok Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung yang baru nanti tentunya akan memberikan signal positif bagi tatanan kehidupan pengkaderan yang dapat mewujudkan HMI sebagai Organisasi Kader yang memiliki tujuan mulia ““Terciptanya Insan Akademis Pencipta Pengabdi Yang Bernafaskan Islam Dan Bertanggungjawab Atas Terwujudnya Masyarakat Adil Makmur Yang Di Ridhoi ALLAH SWT”  .
Jika Berani Jangan Takut-takut, Jika Takut Jangan Berani-berani
Penulis: Rosim Nyerupa
Wasekum PA Komisariat Sosial Politik Universitas Lampung Cabang Bandar Lampung

Thursday, September 22, 2016

Ingin Mengetahui Apakah Pasangan Anda Adalah Belahan Jiwa?

Ingin Mengetahui Apakah Pasangan Anda Adalah Belahan Jiwa?


Ingin Mengetahui Apakah Pasangan Anda Adalah Belahan Jiwa?
Nyokabar.com - Pasangan yang sedang menjalani hubungan serius pasti memiliki pertanyaan dalam hati, Apakah benar dia belahan jiwa yang selama ini Anda cari? Mencari pasangan untuk setia bersama hingga maut memisahkan bukan hal yang mudah, tapi bukan berarti Anda tidak dapat mengetahuinya. Menurut penulis sekaligus konsultan hubungan, Jordan Gray yang telah mewawancarai pasangan menikah selama 20 sampai 60 tahun, cara mengetahui apakah pasangan Anda sekarang adalah belahan jiwa Anda sangat mudah, yakni bertanyalah pada orang terdekat Anda. Teman dekat dan anggota keluarga Anda memang bukan Anda, tetapi mereka memiliki pandangan yang cukup baik mengenai siapa Anda. Faktanya, penelitian terbaru menunjukkan jika orang terdekat Anda sebenarnya tahu diri Anda lebih baik dibanding Anda sendiri, ungkap Gray.
Sementara itu, Franklin Veaux, penulis dari More Than Two: A Practical Guide to Ethical Polyamory mengatakan bahwa ada cara lain untuk tahu apakah pasangan Anda adalah seorang belahan jiwa Anda. Belahan jiwa secara sederhana adalah orang yang dapat membuat Anda menjadi versi diri Anda yang terbaik, begitu pula sebaliknya. Lupakan semua hal yang Anda baca di novel romantis dan film komedi yang bercerita tentang malaikat yang bernyanyi, atau kupu-kupu dalam perut Anda. Semua itu jarang terjadi dan itu dapat mengarahkan Anda pada hal yang salah, ungkap Veaux.

Nyokabar.com

Top